Malas belajar

Meja hitam dan lampu belajar ada di pojok kamar
Menanti untuk ku gunakan, tapi sayang
laptop dan gadget aku dewakan
Menghibur diri menjadi sepinta alasan

Seratus satu impian sudah kutulis, secarik kertas impian
melekat di dinding dinding kamar redupku
Beribu kata motivasi ku tancapkan, di memo depan pintu
Apalah arti gagasan dan teori tanpa aksi ? 
Hanya sebuah fiksi yang terhanyut emosi duniawi

Kau sama sepertiku, menganggap semua itu mudah
Sampai kapan tenaga dan akal kau manjakan
Sedangkan di luar sana, banyak
pejuang masa depan. Darah mengendap di ubun ubun 
mereka hiraukan. Demi satu tujuan 

Kau dan aku sama, pujangga kesuksesan sejati
ataukah hanya sebuah mimpi
Kesuksesan bukan sekedar cerita, kucari 
tapi ada satu arti sukses yang hakiki, tapi sayang
tak dapat ku definisi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menjamah Langit

Katenbat Kenangan